Skip to main content

Seseorang yang Bermata Teduh

tumblr_m850vrkYKu1r6f8ac

Kadang kita nggak sadar sudah menunggu selama apa untuk bertemu dengan orang yang tepat.

Aku nggak pernah mengerti gimana seseorang bisa jatuh cinta. Hal-hal seperti itu bisa semudah berlempar senyum lalu melayangkan jabatan tangan kemudian bertukar nama. Ada juga yang nggak berdaya membendung cinta yang berhasil merangsek masuk ke dinding-dinding hati akibat kebiasaan-kebiasaan yang tidak sengaja dilakukan bersama. Bahkan ada yang bersusah payah untuk jatuh cinta dengan menunggu… entah berapa lama akhirnya masing-masing dari diri mereka menyadari kalau itu cinta.

Tapi ada satu kesimpulan yang bisa ku ambil dari beberapa hal yang aku bingungkan tadi. Kesemuanya membutuhkan kesempatan. Kesempatan butuh keadaan. Sayangnya, banyak pula cinta yang harus mati karena keadaan, yang sering menyamar dalam bentuk ‘kenyataan’, ‘keyakinan’, atau sekadar ‘pertemanan’.

Mungkin sama banyaknya dengan cinta yang harus mati karena keadaan, banyak juga cinta yang justru hidup karena keadaan. Jadi rasanya terlalu picik jika orang tak memberikan kesempatan untuk cinta yang baru saja lahir dan masih tumbuh. Membunuhnya dengan kata-kata “maaf, tapi menurut aku ini kecepetan” hanyalah akal-akalan mereka yang tak punya perasaan yang sama, hanya supaya nggak terlalu kelihatan berdosa.

Tapi percayalah, orang yang tepat itu akan datang.

Kadang sepasang orang membutuhkan terlalu lama waktu untuk menyadari bahwa sebenarnya yang mereka butuhkan sudah ada di depan mata. Hanya saja, mereka terlalu terfokus untuk mengejar yang diinginkan. Sama halnya seperti seorang anak. Seorang anak menyukai banyak hal. Mereka suka berlari, mereka suka melompat, bahkan mereka suka terbang. Itu semua yang mereka inginkan.

Namun ketika terantuk, terjatuh, bahkan terjerembab, siapa yang mereka butuhkan? Ibu, atau minimal sebuah pelukan. Anak-anak harus merasakan yang namanya terjatuh dulu, harus merasakan yang namanya luka dan menangis untuk bisa merasakan bagaimana hangatnya sebuah pelukan.

Begitu juga yang terjadi pada kebanyakan kita. Terlalu senang mengejar-ngejar yang diinginkan, sampai dibutakan mana yang sebenarnya dibutuhkan. Tapi itu tidaklah salah. Karena kalau nggak begitu, kita nggak akan merasakan luka, dan kita nggak tau sebagaimana menyembuhkannya ‘obat’. Kalau kita nggak pernah salah, kita nggak akan bisa bertemu orang yang tepat.

Padahal jika dilihat lebih tulus, semua yang dibutuhkan nggak begitu rumit. Kita pasti ingin bersama mereka yang selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi diri kita sendiri. Kita pasti ingin menghabiskan hari dengan orang yang cukup dengan menggenggam tangannya saja, kita merasa digdaya menghadapi dunia.


Kita pasti ingin hidup dengan seseorang yang cukup dengan menatap matanya saja sudah merasa seperti di rumah.

Kita hanya ingin terlelap di pelukan seseorang bermata teduh, yang melenyapkan segala jenuh, menggantikan semua peluh.


Pada akhirnya, kita hanya ingin terjatuh pada mereka yang meski sama penuh luka, tapi dipertemukan untuk saling menyembuhkan.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Semua Cowok Itu Brengsek

Guys, jaga kesehatan ya. Sekarang cuaca lagi gak menentu. Siangnya bisa panas, sorenya bisa hujan, dan malemnya bisa dingin, apalagi gak punya siapa pun buat dipeluk tengah malam. So, siang menjelang sore tadi aku membahas topik yang sebenernya lumrah dan jadi persoalan pelik di dunia percintaan sejak dulu. Bahasan tentang kenapa cewek lebih suka cowok brengsek dibanding cowok baik. FOTO: WEKNOWMEMES Sebenernya permasalahan ini kalo dirunut akarnya bisa panjang banget. Liat aja gambar di atas. Rumit banget, gimana seorang cowok baik ngejar cewek cantik, terus cewek cantik ngejar cowok brengsek, kemudian cowok brengsek ngejar cewek seksi yang nakal, dan cewek nakal nguber-nguber cowok kaya. Dan yang menjadi ironi adalah ternyata seorang cowok baik yang diabaikan cewek cantik ternyata di-secret-admirer-in sama cewek pendiem. Kali ini aku pengen membahas dari sisi “kenapa cewek cantik suka sama cowok brengsek”. Cowok Badboy Itu Menarik Iya, tentunya kalo nggak menarik, cewek-cewek gak ak…

You know you’re in Love :)

You know you’re in love when you can’t keep your eyes off of her.
You know you’re in love when you can’t get your eyes off of her.
You know you’re in love when you do everything to find out her name.
You know you’re in love when you really want to have a chat with her even though she doesn’t know you at all.
You know you’re in love when anything about her becomes the most important knowledge to you.
You know you’re in love when you hate that you got no idea about her.
You know you’re in love when you’re seeing her picture on and on and you can’t stop at all.
You know you’re in love when you wait for her online nervously.
You know you’re in love when you don’t want to delete all the comments and messages from her.
You know you’re in love when you see her then your heartbeat’s sound is being louder and louder, but you’re voice becomes quieter and quieter.
You know you’re in love when you can’t talk in front of her at all, but you know you really want to.
You know you’re in love when you want to ma…

Karena aku cinta kamu sampai segitunya

Tidak pernah ada yang berkata ini akan mudah.
Fighting for someone has never been easy. For me. For you. For us. Anyone.
Ketika kamu pikir ini adalah tentang berlari, pada akhirnya hanya akan ada lelah menghantui. Tidak ada yang bisa dipetik dari sesuatu yang terburu-buru. Karena, ini adalah tentang langkah demi langkah. Tidak tidak… lebih sedikit dari itu. Inci demi inci, yang di antara jaraknya terhampar bebatuan, yang di setiap detiknya dingin menyerang memilukan.
Sebelum berlayar, seringnya kita melupakan untuk melihat dari ketinggian. Mercusuar di ujung dermaga, memberikan gambaran jelas kapal-kapal yang karam karena ketidaksabaran. Kabut tebal di tengah samudera, mengelamkan segala yang terlihat di ujung mata. Desir ombak, tak sabar ingin menggulung tanpa kasihan.
Kadang kita lupa, ketika dihantam kenyataan, darah cinta mengalir dalam bentuk air mata dan doa. Namun ini bukan tentang berapa kali kita jatuh, bukan soal berapa kali kita saling menyakiti. Bukan pula tentan…